Skip to content

benisatryo

next issue : cold war!

; engkau adalah ayah kami

dan kami melambaikan tangan, terbuka
atas segala macam kemungkinan
dan bila langit pun kosong, mulut mereka
menganga, mengangkat sajak-sajak kami
seperti mereka mengangkat butiran embun
untuk menjadi hujan, dan menjadi airmata kami

–kematian bukan sebagai bahan untuk dijadikan airmata, bukan?–

dan tangan kami tetap terbuka
atas segala macam kemungkinan, ketika

kami memaksa airmata kami menjelma ayat-ayat Tuhan

untuk mengantarmu pulang

Jakarta, 19 Maret 2010

%d bloggers like this: