Skip to content

benisatryo

next issue : cold war!

Setelah 4 tahun kurang saya menghuni kampus ini, dan saya mengamati gerak-gerik orang-orang didalamnya. Mereka ada disekitar saya, menghantui, menggerayangi, mengikuti, dan mengintai saya. Dan, tulisan ini saya dedikasikan kepada mereka, yang sudah menemani saya selama 4 tahun kurang ini. Buat temen-temen saya yang baru saja jadi sarjana, saya ucapkan selamat :beer:

1. Newbie (Maba)

Tipe mahasiswa ini adalah teman-teman baru, khususnya angkatan 2009. Mereka adalah keluarga, yang baru belajar untuk memahami, dan menjajaki bagaimana caranya hidup dan berkembang di tengah-tengah belantara Filsafat

nubie belajar filsafat

2. Butterfly (Kupu-kupu)

Tipe mahasiswa ini adalah yang hanya menganggap kampus sebagai persinggahan sementara. Mereka terlalu banyak kegiatan diluar kampus, sehingga jarang sekali kelihatan di kampus apabila tidak ada kepentingan (baca : kuliah) Ketika jam kuliah selesai, mereka langsung menuju tempat parkir dan langsung chao!

kuliah-pulang-kuliah-pulang

3. Batman Colleger (Kalong Kampus)

Tipe mahasiswa ini adalah jet-leg. Semuanya serba terbalik. Ketika orang-orang ke kampus pada waktu pagi dan siang hari, mereka baru menyambangi kampus pada malam hari, untuk sekedar ngobrol, ben2an, maen kartu, mabuk :beer: diskusi kusir, main internet (ngopi paste tugas), inilah itulah apalah..

batman kasarung

4. Discourse Trader (Penjual Wacana)

Tipe mahasiswa ini sangat filsafati. Mereka punya banyak ide dan biasanya idenya tersebut sangat ultra-mega-super dahsyat dan bombastis. Namun, sekali lagi semua itu hanya sebatas ide dan ide. Mereka sering berbagi ide tersebut sampek berjam-jam, ngalor ngidul, dan biasanya diakhiri dengan kalimat : aku yakin ini akan berjalan mulus!

sharing ide brilian

5. Amercementer (Tukang Denda)

Filsafat selalu harus berurusan dengan buku, sama dengan disiplin ilmu lain. Akses pengetahuan biasanya bisa didapatkan dari alat ini. Terlebih apabila ada tugas yang harus membaca buku tertentu. Tipe mahasiswa ini adalah mahasiswa yang lalai untuk mengembalikan buku-buku yang dipinjamnya, dan seringkali terkena denda yang jumlahnya tak jarang bergunung-gunung.

buku yang menjadi duit

6. Canteen Geek (Over-Obsesi Kantin)

Tipe mahasiswa ini adalah yang menjadikan kantin sebagai tujuan kuliahnya. Berangkat dari kosan pagi-pagi sekali, dan menyempatkan diri ke kantin, selesai kuliah ke kantin, bahkan sampai malam di kantin untuk sekedar main kartu atau ngobrol sampek bosen

kantinku hidupku

7. Collegia Tigris (Macan Kampus)

Tipe mahasiswa ini sudah hampir punah, dan saya belum melihat lagi bibit-bibit macan yang baru. Mereka biasanya melakukan tindakan buas di kampus, mulai dari mabuk di siang bolong sampek aksi-aksi reaksioner semacam berkelahi dan lain sejenisnya. Namun, sebenarnya tipe mahasiswa ini ada diantara ketiadaannya, kalok di Filsafat. Saya selama 4 tahun kurang disini, belum pernah yang namanya melihat adanya macan kampus memakan anaknya sendiri (menindas kawan sendiri) karena kami di Filsafat menganut sistem kekerabatan anti-hierarkis namun tetap saling menghormati.  Jadi, tipe mahasiswa ini agak terpendam dalam hati masing-masing individunya, karena rasa saling menghormati yang sangat terjaga di kampus saya yang tercinta ini.

pak ketipak preman-preman

8. Sleepy Colleger (Si Tukang Tidur)

Tipe mahasiswa ini biasanya sering saya temui pada saat kuliah pagi. Mungkin mereka terlalu larut dalam mengerjakan tugas, berdiskusi, jualan, facebookan, nungguin downlodan JAV, atau memang tidak bisa tidur di malam hari. Mahasiswa ini sebenarnya satu tipe dengan Batman Colleger, namun dengan versi yang masih niat kuliah. Bahkan, ada juga yang saya temui ketika kuliah jam2 sibuk (jam10-14) ada aja yang tidur dengan mencuri-curi posisi.

nina bobo, oh nina bobo

9. PertamaX Hunter (Mahasiswa Kepagian)

Tipe mahasiswa ini adalah mahasiswa yang selalu datang paling pagi dan pertama kali nyampek kampus. Pernah waktu itu saya baru mau pulang ke kosan, saya sudah menemui seorang mahasiswa yang sedang duduk sendiri sambil baca buku di taman Firdaus (taman yang hanya ada di Filsafat), padahal hari masih pagi sekali. Salut buat mereka!

pahlawan kepagian

10. Ghosts of Signature (Titip Absen)

Tipe mahasiswa inilah yang menakutkan. Mereka ada, dalam ketiadaannya. Mereka mengada, namun tidak ada. Tubuh mereka halus, layaknya angin atau cahaya, meliuk-liuk di atas kertas absensi, sret…sret..sret.. kun fayakun maka, jadilah sebuah tanda tangan, hihihiihi *suara puas kuntilanak

Kismis..kisah-kisah hari Kamis

11. Freeze Examiner

Tipe mahasiswa ini biasa kita temui di berbagai kampus dimanapun belahan buminya. Namun untuk mahasiswa Filsafat, ketika mahasiswa ini menghadapi sebuah ujian akhir, mereka termenung bukan karena pikiran mereka kosong. Mereka semacam berkontemplasi dan membaca mantra-mantra dalam hati (mengumpat dosen, mengumpat teman sebelah, mengumpat pengawas, mengumpat tulisan teman sebelah yang susah dibaca, mengumpat kabag akademik, mengumpat keadaan, mengumpat, mengumpat, dan akhirnya mengumpat-ngumpat (sembunyi-sembunyi) membuka buku catatan, yang ada didalam tas. Dan, ape beribu apes, dia tidak pernah mencatat apapun :hammer

12. Old-Man

Tipe mahasiswa inilah yang sudah mengecap asam garam kehidupan kampus. Mereka adalah sumber referensi, informasi, tempat menimba ilmu, tempat kebijaksanaan itu muncul, tempat apapun pokoknya. Mereka adalah orang-orang yang saya kagumi, hormati, sayangi, cintai, banggakan. Apa jadinya apabila saya tidak pernah duduk satu kelas bersama mereka, apa jadinya apabila saya tidak pernah berinteraksi bersama mereka, apa jadinya apabila saya tidak pernah satu kelompok presentasi dengan mereka. Apa jadinya saya…Jadi, saya sangat sedih melihat orang-orang ini mulai hilang satu per satu, mulai keluar dari dalam goa. Apapun itu, saya tetap bangga pernah kenal dengan mereka semua :kiss:

old-man calladium (tua-tua keladi)

So, manusia-manusia seperti itulah yang ada di kampus saya. Mereka begitu dekat dan nyata. Entahlah, mungkin saya bisa masuk ke dalam semua kategori di atas. Mereka yang mewarnai kampus saya, kampus yang kecil dan bahagia ini. Dimana ide-ide tumbuh subur, seperti jamur di musim hujan. Menyebalkan atau tidak, mereka adalah keluarga saya, teman-teman saya, pacar-pacar saya, guru-guru saya, adik-adik saya, dan saya sangat menyayangi mereka sebagaimana mereka menyayangi saya. Terlepas dari itu, saya hanya ingin membuat mereka bangga pernah mengenal saya. Haha..

Tags: ,

%d bloggers like this: